Tags

, ,

love-couple-wallpaper_originalweheartit.com

“Menelfonmu itu bukan perkara yang mudah, Niki.”

“Ya, aku tahu. Karena kita memang tak pernah bisa benar-benar mengakhirinya.”

“Aahh…rasanya air mataku ingin meluber.”

Ku rengkuh bahunya, mencoba memberi kekuatan. Menatap lekat roman muka teduhnya, dan tersenyum.

“Mungkin kita hanya harus menikmati waktu yang tersisa.”

“Ya… sebanyak yang kita bisa. Don’t do drama!”

“one..two..tree…let’s smile to the world!”

“Sekarang ayo kamu cepat naik!”

“HAH ? Naik ? Ke atas tepi kolam ini ? Petugas bisa marah, Rey!”

“Udah, ayo cepat naik, selagi petugas belum patroli !”

Aku turuti kata-katanya, meski tak paham apa yang ia inginkan.

“Nah, sekarang cepat naik ke punggungku!”

“Rey, kamu gila ! Di sini banyak orang yang liat !”

Dia menggendongku melintasi taman kota. Ku acuhkan pandangan mereka tertuju pada kita, dua insan yang terpaut jaring kasih. Rey, kau selalu tak terlogika.