Tags

, ,

Sore itu hujan turun dibalik jendela kampus saya. Dosen saya sedang menjabarkan tentang ilmu filsafat. Awalnya saya kurang begitu tertarik karena buku dihadapan saya lebih menarik untuk dibaca. Namun tiba-tiba beliau membahas tentang makna tentang cinta. Pandangan dan pikiran saya langsung tertuju pada beliau.

“Bersyukurlah anda yang masih memiliki cinta”

Cinta, suatu hal yang bersifat rohani karena timbul dari dalam hati dan hanya bisa dirasakan

Cinta dan materi. Mungkin itu adalah dua hal yang sangat klise bagi kita, tetapi dua hal tersebut terkadang masih menjadi persoalan diantara kita. Nggak munafik ketika kita memutuskan untuk jatuh cinta kepada seseorang, secara tidak sadar kita pasti melihat berbagai aspek yang menyertai orang yang kita cintai. Aspek yang saya maksudkan disini adalah materi.

Analogi pertama. Jika kita mencintai seseorang karena materi yang ia miliki maka sepanjang kita hidup berdampingan dengannya maka kita hanya akan mendapatkan materi darinya. Misalkan kita menikah dengan seorang pria karena dia memiliki materi yang serba berkecukupan. Ketika kita menjalani kehidupan rumah tangga bersamanya maka kita hanya akan mendapatkan materi darinya, bukan cintanya. Pasangan kita sudah merasa gugur kewajibannya ketika ia telah mencukupi kebutuhan materi kita. Lagi pula materi bisa habis, sehingga rasa cinta kitapun juga akan luntur seiring berkurangnya materi yang dimiliki pasangan kita. Lantas dimana pasangan kita melabuhkan cintanya ? Tanya pada diri anda sendiri.

Analogi yang kedua. Jika kita memutuskan hidup bersama seseorang karena cinta maka niscaya kita akan mendapatkan segalanya dari pasangan kita. Ketika kita membangun hubungan atas dasar cinta maka pasangan kita akan termotivasi untuk memenuhi semua kebutuhan kita dan kebutuhan bersama. Pasangan yang melandasi suatu hunungan karena cinta maka hati mereka akan tumbuh bersama untuk mencapai kebesaran dan kedewasaan. Dengan dasar cinta maka materi atau kedudukan sosial dapat kita cari bersama-sama.

Dengan cinta kita mampu melangkah bersama, bergandengan, saling menguatkan untuk mewujudkan mimpi menjadi nyata.

Jadi bersama karena cinta atau bersama karena materi yang kamu pilih ?😉

– cheyuanita –