Tags

, , , ,

seberkas cahaya

Pendaran cahaya itu hanya ungkapan, bagi hatimu yang bagai dewi, bagi cinta kasihmu yang tulus murni.

Pandaran cahaya itu hanya tulisan, refleksi dari rasamu yang kaya warna.

Rasaku hanya pantulkan dari warna yang ku serap sepanjang perjalanan, mejikuhibiniu semua tentang kamu.

Rasa kita seperti pelangi, memberi warna langit yang setengah murung karena mentari tak kunjung menyinari.

Pelangi, cahaya melengkung berkaki. Seperti gerimis yang diurai mentari, air basahi pelupuk dan aku yang butuh kau peluk.

Kita berpelukan dalam diam, mencari ketenangan dalam hingar bingar sunyi malam.

Aku lebih memilih diam dalam pelukan ketimbang berpelukan dalam diam.

Aku lebih memilih diam dalam pelukan ketimbang berpelukan dalam diam

Untuk tertidur dalam hangat dekapan dan jangan kau bangunkan sebelum aku kenyang.

Jika kau mau tertidur dalam dekapan, kuingin pelukan yang mendamaikan. jangan lepaskan sampai kumampu berdiri tanpa sandaran.

Untukmu, akan aku lakukan…

feat @pocongrainbow10’07’13